Its been two years I considered
this thing. Dan baru semalem bisa kesampaian. Selepas taraweh, nggak tau kenapa
langsung mengarah ke perum petro. Well, que sera – sera. Apa yang terjadi,
terjadilah. Data jelas sudah terlalu lama dikumpulkan tapi mengenai
kebenarannya sorry to say but I have to check by my own eyes.
Hades memang kasus pertama ku. Dan sebagai
yang pertama, justru dia lah yang paling sulit dihandle. Sebenernya tidak
sekejam itu sih aku memandang nya sebagai objek dari suatu kondisi, yang kebetulan
sangat menarik bagiku. Well, dari kasus Hades aku mulai menyadari bahwa mau
nggak mau ini lah dunia ku, teaching and educating. Dari anak itu, aku mulai
bisa membuka diri pada anak” lain dan mulai peduli.
I love so much belajar. Especially tentang
hidup ini, karena aku sadar kalau simple past tidak akan pernah bisa menjadi
solusi ketika aku dimarahi Bapak. Rumus Pythagoras juga demikian. Tekuk lutut
waktu pencopet mencuri hape ku. Ada banyak ilmu di hidup ini yang benar-benar
sangat ingin kupelajari setulus hati. Tanpa nyontek, tanpa berbuat curang.
Kembali
ke Hades, akhirnya aku menuju rumah nya dan berani memperkenalkan diri sebagai
guru nya. Bukan apa-apa, it just, orang tua lah yang memiliki hak mengasuh
paling dominan. Berhak memberikan cara asuh dengan sudut pandang mereka. Jadi kupikir,
aku seperti berniat meminta izin pada ibu nya untuk meminta kerelaannya berbagi
Hades dengan ku.
Motivasi
? kenapa aku mau capek” dan doing nothing seperti ini ? hehe, jelas bukan materi.
Money cant buy ur happiness kata Jessie J. ini lebih kepada jiwa ku, aku
membutuhkan pelajaran berharga dari anak itu.
Kesan
pertama pada ibu nya betul-betul membuatku terluka parah. Tuhan, dia makhluk mu
yang indah. Lihatlah luka yang ada padanya. Aku yakin, Kau pun melihat luka setajam
itu dari mata nya, kan ? See … .Terkadang aku heran, well, aku di usia yang
hampir 27, aku malas sekali menikah dengan pertimbangan logika kebebasan ku
akan banyak terampas. Dan dia, wanita itu, betul-betul mengorbankan hidupnya
demi anak-anak nya.
Hades
tak bisa melihatnya. Hades tak mengerti bagaimana memandang dengan sudut
pandang lain. Sudahlah, dia baru berusia belasan. Suatu saat kamu akan
mengerti, suatu saat kamu akan menangis, menyadari kalau ternyata kamu adalah
anak kesayangan nya. Hmm well, semua butuh waktu. I hope you still have that
time to realize it.
iaNa


Tidak ada komentar:
Posting Komentar