My Playlist

Jumat, 03 Agustus 2012

and I finally see


Its been two years I considered this thing. Dan baru semalem bisa kesampaian. Selepas taraweh, nggak tau kenapa langsung mengarah ke perum petro. Well, que sera – sera. Apa yang terjadi, terjadilah. Data jelas sudah terlalu lama dikumpulkan tapi mengenai kebenarannya sorry to say but I have to check by my own eyes.
Hades memang kasus pertama ku. Dan sebagai yang pertama, justru dia lah yang paling sulit dihandle. Sebenernya tidak sekejam itu sih aku memandang nya sebagai objek dari suatu kondisi, yang kebetulan sangat menarik bagiku. Well, dari kasus Hades aku mulai menyadari bahwa mau nggak mau ini lah dunia ku, teaching and educating. Dari anak itu, aku mulai bisa membuka diri pada anak” lain dan mulai peduli.
I love so much belajar. Especially tentang hidup ini, karena aku sadar kalau simple past tidak akan pernah bisa menjadi solusi ketika aku dimarahi Bapak. Rumus Pythagoras juga demikian. Tekuk lutut waktu pencopet mencuri hape ku. Ada banyak ilmu di hidup ini yang benar-benar sangat ingin kupelajari setulus hati. Tanpa nyontek, tanpa berbuat curang.
            Kembali ke Hades, akhirnya aku menuju rumah nya dan berani memperkenalkan diri sebagai guru nya. Bukan apa-apa, it just, orang tua lah yang memiliki hak mengasuh paling dominan. Berhak memberikan cara asuh dengan sudut pandang mereka. Jadi kupikir, aku seperti berniat meminta izin pada ibu nya untuk meminta kerelaannya berbagi Hades dengan ku.
            Motivasi ? kenapa aku mau capek” dan doing nothing seperti ini ? hehe, jelas bukan materi. Money cant buy ur happiness kata Jessie J. ini lebih kepada jiwa ku, aku membutuhkan pelajaran berharga dari anak itu.
            Kesan pertama pada ibu nya betul-betul membuatku terluka parah. Tuhan, dia makhluk mu yang indah. Lihatlah luka yang ada padanya. Aku yakin, Kau pun melihat luka setajam itu dari mata nya, kan ? See … .Terkadang aku heran, well, aku di usia yang hampir 27, aku malas sekali menikah dengan pertimbangan logika kebebasan ku akan banyak terampas. Dan dia, wanita itu, betul-betul mengorbankan hidupnya demi anak-anak nya.
            Hades tak bisa melihatnya. Hades tak mengerti bagaimana memandang dengan sudut pandang lain. Sudahlah, dia baru berusia belasan. Suatu saat kamu akan mengerti, suatu saat kamu akan menangis, menyadari kalau ternyata kamu adalah anak kesayangan nya. Hmm well, semua butuh waktu. I hope you still have that time to realize it.

                                                                                                                                                iaNa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar